, ,

    Ih Mengerikan Sekali Ada Belatung Di Kepala Orang Ini, Apa Sebenarnya Terjadi Lihat Aja Pasti Kamu Ngeri Melihatnya Seorang pria berkebangsaan Amerika bernama Simon mengeluh sering mengalami pusing sebulan setelah melakukan perjalanan ke Panama. Saat diperiksa oleh temannya, terlihat lubang kecil di kepalanya. Usaha menarik belatung dari kepalanya itu pun ia rekam dan diunggah ke Youtube.

    Image result for Sering Pusing, Ternyata Ada Belatung Bersarang di Kepalanya

    Dalam video itu pada awalnya ditunjukkan sebuah lubang di kepala dengan ujung kuning tubuh belatung menyembul keluar. Temannya yang melihat lubang tersebut bergidik dan bertanya-tanya bagaimana pria itu tidak merasakannya.

    "Aku tidak tahu bagaimana kau tidak merasakannya," ujar temannya.
    Wanita itu kemudian mengusap salep untuk luka. Selanjutnya, pinset digunakan untuk menarik belatung itu keluar dari kepala Simon. Setelah ditarik hingga ujung, belatung berukuran besar tertangkap di pinset yang membuat temannya menjerit.
    "Ya Tuhan!" seru orang-orang di ruangan itu dan melompat karena kaget.

    Dalam video itu pada awalnya ditunjukkan sebuah lubang di kepala dengan ujung kuning tubuh belatung menyembul keluar. Temannya yang melihat lubang tersebut bergidik dan bertanya-tanya bagaimana pria itu tidak merasakannya.

    "Aku tidak tahu bagaimana kau tidak merasakannya," ujar temannya.
    Wanita itu kemudian mengusap salep untuk luka. Selanjutnya, pinset digunakan untuk menarik belatung itu keluar dari kepala Simon. Setelah ditarik hingga ujung, belatung berukuran besar tertangkap di pinset yang membuat temannya menjerit.
    "Ya Tuhan!" seru orang-orang di ruangan itu dan melompat karena kaget.

    ,

    Buset, Pria Ini 10 Tahu Tak Pernah Mandi, Apa Yang Terjadi Lihat AjaApa yang Anda rasakan jika beberapa hari tidak mandi, pasti akan terasa gatal, lengket dan bau bukan? Namun, pernakah Anda membayangkan ada seseorang yang tak mau mandi selama berpuluh-puluh tahun? Ya, salah satunya dialami seorang pria lansia asal Singapura ini.

    Choo Kim Guan, pria berusia 77 tahun ini memang hidup sebatang kara di Blok 106, Jalan Bukit Merah, Singapura. Dilansir Stomp pada Kamis (2/7/2015), anehnya pria tua ini memutuskan tidak mandi selama lebih dari 10 tahun hingga menyebabkan tubuhnya berbau tak sedap dan dipenuhi serangga kecil (kutu).


    Kondisi Choo itu pun terungkap ketika relawan swasta Fion Phua datang untuk berbagi durian kepada warga Bukit Merah. Namun saat warga berkumpul untuk makan durian, Phua melihat tubuh Choo sangat dekil dan menebar bau busuk.

    "Saya bahkan bisa melihat seranga merayap keluar dari selangkangannya," ucap pendiri kelompok relawan swasta.

    Lin, tetangga Choo yang berusia 40 tahun menuturkan bahwa Choo sudah lebih dari 20 tahun menempati rumahnya, dan ia suka duduk di kursi batu.
    "Karena tubuhnya penuh dengan serangga kecil, para tetangga selalu menghindari tempat di mana ia telah duduk," tutur Lin.

    Karena kondisinya yang sangat memprihatinkan, Phua pun melihat keadaan rumah yang ditempatinya. Tak disangka, rumah Choo dipenuhi dengan jaring laba-laba dan penuh dengan beragam serangga.

    Ketika ditanya apakah selama 10 tahun ia tak mandi ataupun menggosok gigi, ia pun diam dan ragu-ragu. Namun akhirnya ia mengakui. "Dia ingin meningkatkan kehidupan orang-orang sepertinya, tapi kemampuannya terbatas. Dia membutuhkan bantuan dari banyak orang," tungkas seorang relawan.

    Akhirnya, beberpa hari kemudian Phua kembali datang dengan sekelompok relawan yang mulai membersihkan rumahnya. Beberapa relawan bahkan memperbaiki penampilan Choo agar terlihat bersih dan wangi. 

    , ,

    Gadis Kecil Berhati Malaikat, Yu YuanKisah ini terjadi pada tahun 2005 seorang gadis kecil di China yang menderita penyakit leukemia ganas, tetapi mempunyai hati bak seorang malaikat. Setelah mengetahui penyakitnya tidak dapat disembuhkan lagi, ia rela melepaskan semuanya dan menyumbangkan untuk anak-anak lain yang masih punya harapan serta masa depan.

    http://anehdidunia.blogspot.com

    Sebuah kisah nyata tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kalimat terakhir yang ia tinggalkan di batu nisannya adalah “Saya pernah datang dan saya sangat penurut”. Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. 

    Dia membagi dana tersebut menjadi tujuh, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya. Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya. Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya.

    Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12. Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah. Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal.

    Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, “Saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan”. Kemudian, papanya memberikan dia nama Yu Yan. Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada Asi dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh.

    Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa. Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papa mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain.

    Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah. Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya di ceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya. Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia.

    Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia. Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya. Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut. Sehingga papanya membawa Yu Yuan ke puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengeluarkan darah dan tidak mau berhenti. Dipahanya mulai bermunculan bintik-bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa.


    Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar 300.000 $. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya.

    Dengan berbagai cara meminjam uang ke sanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit. Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli. Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih.


    Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata belum sempat terlontar. “Papa saya ingin mati”. Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, “Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati”. “Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini.”

    Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri. Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan berkata kepada papanya: “Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya lihatlah melihat foto ini”.


    Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudia memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.

    Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yg berumur 8 tahun mengatur pemakamannya sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu negara bahkan sampai ke seluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini.

    Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang. Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang. Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan, tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan.


    http://anehdidunia.blogspot.com

    Ada seorang teman di-email bahkan menulis: Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta. Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota. Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita didalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat.

    Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh. Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu yuan yang dari dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perempuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.

    Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, “Anak yang baik”. Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email.

    Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos sembilan pintu maut. Pernah mengalami pendarahan dipencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan. Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain. Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah.


    Setelah melewati operasi tersebut fisik Yu Yuan semakin lemah. Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: “Tante kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya? Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut. Wartawan tersebut menjawab, karena mereka semua adalah orang yang baik hati”. Yu Yuan kemudia berkata : “Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati”. Wartawan itupun menjawab, “Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik”. Yu yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. “Tante ini adalah surat wasiat saya.”

    Fu Yuan kaget, sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri.

    Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan diatas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan. Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. Tolong.... dan dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang-orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar.

    “Sampai jumpa tante, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakan ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh”.

    Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya. Saya pernah datang, saya sangat patuh, demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan dipencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis. Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya.

    Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air. Sungguh telah pergi kedunia lain.

    Di kecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita dengan karangan bunga yang ditumpuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan “Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakanlah kedua sayapmu. Terbanglah……………” demikian kata-kata dari seorang pemuda tersebut.


    Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa-mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.


    Di depan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Diatas batu nisannya tertulis, “Aku pernah datang dan aku sangat patuh” (30 nov 1996- 22 agus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia. Beristirahatlah gadis kecilku, nirwana akan menjadi lebih ceria dengan adanya dirimu. Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.

    Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. “Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan, kamu pasti sedang melihat kami diatas sana. Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata “Aku pernah datang dan aku sangat patuh”.


    Silahkan sahabat anehdidunia.blogspot.com share dengan tombol share di sebelah kanan blog ini. semoga kisah yu yuan berhati malaikat ini menginspirasi sahabat ke arah yang lebih postif.

    , ,

    Gak Masuk Akal, Bisa Hamil Gara - Gara Berenang, Apa Penyebabnya ? - Seorang gadis berusia 13 tahun baru saja mengalami kejadian yang membuat heboh, bagaimana tidak gadis 13 tahun yang belum mempunyai seorang suami atau belum menikah ini tiba - tiba saja hamil Namun jangan salah gadis ini tidak pernah melakukan hubungan suami istri sebelumnya.

    ilustrasi Seorang gadis tiba - tiba hamil setelah berenang di kolam renang ( Foto @urbanpost.it )
    Awal gadis ini hamil ketika dirinya berlibur di sebuah wahana kolam renang yang ada di Mesir, kala itu sepulang dari liburan bersama keluarga di sebuah wahana kolam renang tersebut keluarga gadis 13 tahun ini pun dikagetkan karena tiba - tiba kondisi anak gadisnya hamil.

    Keluarga itu pun tambah terkejut setelah sebelumnya mendengar kabar mengenai adanya seorang gadis asal Jerman yang tiba - tiba hamil setelah berenang di kolam renang, Di duga kuat bahwa ada aksi jahil para lelaki yang dengan sengaja mengeluarkan spermanya ke kolam renang tersebut.

    Seorang dokter yang menangani kasus gadis berusia 13 tahun yang tiba - tiba hamil ini pun tidak menyangkal adanya kasus tersebut, menurut dokter dengan suhu kolam renang yang mencapai 30 derajat celcius tentu merupakan tempat yang sangat cocok untuk sperma bertahan hidup.

    Lalu jika secara tidak sengaja sperma tersebut masuk ke dalam seorang gadis yang sedang dalam masa suburnya maka tidak aneh jika kemudian gadis itu hamil meski tidak dengan melakukan hubungan suami istri." ucap dokter yang menangani kasus gadis berusia 13 tahun hamil setelah berenang di kolam yang tak mau disebutkan nama dan juga tempat tinggalnya tersebut.

    Namun meski begitu buat anda para wanita yang suka berenang tidak perlu khawatir karena sperma hanya bisa bertahan dalam waktu 1 jam saja lamanya karena terkena kaporit di dalam air kolam renang, maka dari itu tidak banyak kejadian seperti ini yang mana habis berenang tiba - tiba hamil.

    ,

    Sungguh Gila Siswi Ini Perlakukan Gurunya Yang Tak Senonoh Pendidikan bertujuan memanusiakan manusia. Pendidikan lazimnya memberikan implikasi terhadap karakter siswa menjadi lebih baik, santun dan terdidik. Namun berbeda dengan sikap siswi dalam gambar yang beredar di Facebook.

    siswi

    Guru yang bertugas mendidik, mengajar dan mengayomi nampak tak diseganinya. Dengan seragam baju putih dipadu rok biru sependek lutut siswa itu menembakkan dasi kepada gurunya.
    Dia juga nampak mengancam gurunya dengan tangan terkepal.
    Tidak hanya itu, siswi berseragam SMP ini juga memunggungi gurunya seraya memberikan bokong.
    Salah satu akun facebook Felicia Sihotang menulis di dindingnya. Felicia mengecam perbuatan siswi yang tidak santun pada gurunya.
    “Kalau dulu jaman saya sekolah paling takut sama guru lho, setiap ketemu slalu segan menyapa siang pak, pagi bu. Aduuhhh kalau zaman sekarang yang serba gadget, kalau ada murid yang seperti ini, speechless and no comment deh. Sebagai guru sudah mengajar, mendidik, tapi dilecehkan murid seperti gambar ini, ampun deh dunia pendidikan kita.”
    siswi 1
    Sementara akun Forum Merah Putih menilai sikap siswi itu sangat tidak bermoral.
    “Murid tidak bermoral, inilah efek kalau pelajaran pendidikan moral di sekolah dihilangkan. Yang merasakan efeknya adalah guru yang mengajar murid-murid seperti ini bukan pemerintah atau Kementerian Pendidikan. Kira-kira hukuman apa yang wajar diberikan untuk murid spt ini? Adakah yang teriak HAM membela sang guru yang dilecehkan muridnya ini?.”
    “Contoh seorang murid enggak bagus banget enggak punya sopan santun,” tulis akun Aling Rita.

    , ,

    Demi Uang, Pria Ini Nekat Tabrakan Diri Ke Mobil Dengan Keadaan Bugil Di zaman sekarang, tampaknya orang-orang sudah tak merasa malu melakukan berbagai hal konyol dan tak biasa di hadapan umum. Kini, perilaku tersebut banyak kita temui di Tiongkok, seperti yang dilakukan pria di Zhejiang ini.


    Demi Uang, Pria Ini Nekat Tabrakan Diri Ke Mobil Dengan Keadaan Bugil

    Seorang pria terlihat nekat dengan berpenampilan bugil dan turun ke jalan di Kota Wenling. Dilansir shanghaiist.com, Rabu (13/4/2016), pria itu tampak berbaring di aspal sambil menunggu ada mobil yang melintas dan berhenti di depannya, layaknya korban kecelakaan. Aksi tersebut memang sengaja dilakukannya untuk mendapatkan uang dengan cepat.
    Sebuah kendaraan mewah Mercedes-Benz akhirnya menjadi korban aksi pria aneh itu. Sang pengemudi tampak heran ketika melihat pria telanjang berada di depan kendaraannya. Ia akhirnya memutuskan untuk menghindari pria itu dengan mengambil jalan lainnya. Namun, pria itu malahan mengikutinya untuk meminta sejumlah uang.
    Aksi tersebut kontan menjadi perhatian warga yang melintas. Ia juga tampak meresahkan para pengguna jalan. Tak lama kemudian polisi datang dan menangkapnya untuk dimintai keterangan.
    Setelah melakukan penyelidikan, pria itu diketahui seorang warga Henan berusia 31 tahun. Ia memang berusaha melakukan penipuan dengan berpura-pura ditabrak oleh pengendara mobil untuk mendapatkan uang kompensasi dari pemilik kendaraan.

    , ,

    Wah Gara - Gara Telan Ponsel, Pria Ini Dilarikan Kerumah Sakit dan Jalani Operasi BedahSeorang pria (29) di Dublin, Irlandia, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan harus melakukan operasi serius karena ponsel yang ada dalam perutnya.

    Telan Ponsel, Pria Ini Dilarikan Kerumah Sakit dan Jalani Operasi Bedah

    Seperti diberitakan Dailymail, Sabtu (14/5/2016), pria tersebut menelan ponselnya dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit setelah muntah selama empat jam. Dia mengatakan kepada staf, menelan telepon genggamnya sekitar enam jam sebelumnya.
    Hal ini membuat dokter bedah terkejut. Sebab menurut X-ray, ponsel awalnya terlihat di bagian perut atas. Tapi delapan jam kemudian, ponselnya menyangkut di usus.
    Kasus yang tercatat dalam International Journal of Surgery Case Reports ini mencatat, bagaimana ahli bedah melakukan endoskopi dan gagal. Mereka pun terpaksa melakukan laparotomi (membuat sayatan besar di perut) untuk mengambil ponsel seukuran 6,8 × 2,3 × 1,1 cm tersebut.
    Setelah empat bulan, dokter melihat kondisi perut pria itu terus membaik. Dia pun kembali menjalani masa hukuman di penjara.


Top